Breaking News

Efek Tidak Makan Seharian pada Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

Tutorialonline.my.id – Efek Tidak Makan Seharian pada Tubuh yang Perlu Anda Waspadai. Efek tidak makan seharian bisa mengganggu fungsi tubuh hingga menimbulkan gejala gangguan kesehatan. Simak ulasan lengkapnya di sini.

Ketika sedang sibuk, Anda mungkin sering melewatkan waktu makan, bahkan tidak makan seharian. Padahal, tubuh membutuhkan asupan nutrisi harian untuk menjalankan fungsinya dengan baik.

Lantas, apa akibat tidak makan seharian pada tubuh? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apa yang terjadi pada tubuh saat tidak makan seharian?

Efek Tidak Makan Seharian pada Tubuh yang Perlu Anda Waspadai

Pada dasarnya, tubuh memiliki cara sendiri untuk bertahan hidup hingga beberapa minggu tanpa makanan. Namun, efek ini mungkin berbeda pada tiap orang.

Tubuh biasanya menggunakan karbohidrat dalam bentuk

glukosa sebagai sumber utama energi. Saat Anda tidak makan, cadangan glukosa akan digunakan seharian agar tubuh tetap bisa berfungsi dengan baik.

Setelah 8-12 jam tidak makan apa play on words, cadangan glukosa di tubuh akan habis. Tubuh play on words kemudian akan mengubah glikogen di dalam hati dan otot menjadi glukosa. Saat expositions ini, glukosa yang dikeluarkan sebagian besar digunakan untuk memberi makan otak Anda.

Ketika Anda tidak makan lebih dari sehari, tubuh akan mulai memecah jaringan lemak yang disimpan dalam bentuk asam lemak sebagai bahan bakar penghasil energi. Energi yang terbentuk dari asam lemak menghasilkan keton, yaitu produk sampingan dari metabolisme lemak.

Saat cadangan lemak habis, tubuh akan menggunakan protein sebagai bahan bakar penghasil energi. Kondisi ini bisa berbahaya. Anda mungkin sudah mengalami kelaparan ekstrem saat ini terjadi.

Tubuh mengambil protein dengan memecah jaringan otot. Jika tak juga tercukupi, tubuh akan memecah organ tubuh lain dan menimbulkan kerusakan. Kondisi ini bisa menyebabkan kematian.

Efek tidak makan seharian

Sehari tidak makan mungkin tidak akan membuat Anda meninggal dunia. Bahkan, tidak makan seharian atau selama 24 jam masih cenderung aman, selama Anda tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Namun, seringkali tidak makan seharian bisa mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan dan menimbulkan gangguan kesehatan.

Beberapa gangguan kesehatan yang mungkin timbul sebagai akibat tidak makan seharian antara lain:

 

  • Rasa lapar
  • Kurang konsentrasi
  • Pingsan
  • Pusing
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Lemah
  • Dehidrasi
  • Cepat marah atau stres
  • Perubahan suhu tubuh
  • Gangguan tiroid
  • Detak jantung lambat
  • Gangguan irama jantung (aritmia)
  • Kekurangan kadar gula darah (hipoglikemia)

Jika Anda tidak makan berhari-hari, gejala ini mungkin akan semakin parah hingga menimbulkan komplikasi, antara lain:

  • Serangan jantung
  • Kegagalan fungsi organ
  • Gangguan saraf
  • Pembengkakan jaringan tubuh
  • Pengeroposan tulang
  • Kelemahan otot
  • Merasa dingin
  • Rambut menipis dan rontok
  • Kulit kering
  • Sembelit
  • Gangguan menstruasi
  • Anemia
  • Sesak napas
  • Kematian

Efek tidak makan seharian atau kondisi kelaparan mungkin akan menimbulkan dampak yang lebih parah pada kelompok rentan berikut ini:

  • Orang yang memiliki gangguan makan
  • Penderita diabetes tipe 1
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun
  • Lansia
  • Orang yang sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi

Bahkan, British Medical Journal menyatakan bahwa kondisi kurang berat badan hingga malanutrisi pada bayi dan anak bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, dan autoimun saat mereka dewasa.

Adakah manfaat tidak makan seharian?

Tidak makan seharian mirip dengan konsep discontinuous fasting. Dalam metode diet ini, selama puasa 24 jam Anda hanya boleh minum minuman bebas kalori. Setelah 24 jam, Anda boleh melanjutkan asupan makan ordinary hingga puasa hari berikutnya.

Puasa intermiten bisa memberi manfaat bagi tubuh, antara lain:

  • Menurunkan berat badan
  • Melancarkan metabolisme tubuh
  • Mengontrol kadar gula darah dan kolesterol
  • Meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan menurunkan risiko penyakit arteri koroner
  • Mengurangi peradangan
  • Mengurangi risiko kanker
  • Mengurangi risiko gangguan saraf

Untuk mendapatkan manfaatnya, konsep puasa intermiten bisa dilakukan 1-2 kali seminggu.

Meski cukup menjanjikan, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terkait jenis diet yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan fisik Anda.

Catatan dari SehatQ

Efek tidak makan seharian bisa memengaruhi fungsi tubuh dan menimbulkan gejala gangguan kesehatan. Kegagalan fungsi organ hingga kematian mungkin saja terjadi sebagai akibat tidak makan seharian yang berlangsung terus-menerus.

Beberapa orang dengan kondisi rentan seperti lansia, ibu hamil dan menyusui, atau anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan sebaiknya tidak melewatkan waktu makan.

Sesibuk apa quip Anda, mulailah disiplin diri untuk makan teratur demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

About Lian Kirbel

Check Also

Mengenali Perbedaan Flek Hitam, Melasma, dan Gejala Melanoma

Mengenali Perbedaan Flek Hitam, Melasma, dan Gejala Melanoma

Tutorialonline.my.id - Mengenali Perbedaan Flek Hitam, Melasma, dan Gejala Melanoma. Berbagai masalah pada kulit mungkin sekilas tampak mirip, misalnya flek hitam, melasma, dan melanoma. Ketiga kondisi ini memiliki penanganan berbeda dan tidak semuanya berbahaya. Yuk, cari tahu perbedaan flek hitam, melasma, dan melanoma dalam informasi berikut ini. Perbedaan flek hitam, melasma, dan melanoma Sebagai bagian [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.